Rabu 23 Maret 2022. Laporan Praktek Jaringan Komputer . LAPORAN PRAKTEK. JARINGAN KOMPUTER. DOSEN PENGAMPU:
Jaringanyang dibentuk dari sejumlah switch yang saling berhubungan disebut "collapsed backbone." Kami menunjukkan sebelumnya bahwa stasiun pada dua VLAN yang berbeda dapat com-municate hanya melalui router. Router biasanya terhubung ke salah satu port switch (Gambar 1). router ini kadang-kadang disebut sebagai router satu-bersenjata karena
Jaringan: jaringan (network) adalah kumpulan dua atau lebih sistem komputer yang terhubung.Terdapat banyak jenis jaringan komputer: a. local-area network (LAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berdekatan secara gografis (misalkan satu gedung). b. wide-area network (WAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan dan dihubungkan dengan line telepon atau
Jaringanyang dibentuk dari sejumlah switch yang saling berhubungan disebut "collapsed backbone." Saat ini perusahaan umumnya memilih jaringan Ethernet 10 Mbps pada segmen-segmennya dan Fast Ethernet 100 Mbps untuk koneksi ke server. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda
KonfigurasiVLAN pada Cisco Switch di Gedung Indosat dengan Menggunakan Program Simulasi Cisco Packet Tracer 5.3 Tutorial Cisco Packet Tracer: Konfigurasi VLAN Pada Switch SIMULASI JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER (The Simulation of Computer Network with Cisco Packet Tracer)
Jaringankomputer terdiri dari beberapa komputer yang terpisah secara individu dan saling berhubungan. Hubungan itu terjadi dengan sebuah koneksi, antara lain misalnya satelit komunikasi, kawat tembaga, atau melalui gelombang mikro. Core layer dikenal sebagai backbone antar jaringan yang saling terkoneksi. Biasanya perangkat pada layer ini
Jaringanyang dibentuk dari sejumlah switch yang saling berhubungan disebut "collapsed backbone." Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung
Routerberfungsi utama sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya. Cara Kerja: Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router merupakan
Untukdapat saling berhubungan antar komputer tersebut dapat melalui media kabel dan radio (WiFi), jika komputer yang terhubung tersebut lebih dari dua maka membutuhkan hub/switch untuk koneksi dengan mengatur Internet Protokol (IP) masing-masing komputer. switch. Pengertian Router
memungkinkanantar komputer untuk saling bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).
Gatewayadalah komputer yang memiliki minimal 2 buah network interface untuk menghubungkan 2 buah jaringan atau lebih. Di Internet suatu alamat bisa ditempuh lewat gateway-gateway yang memberikan jalan/rute ke arah mana yang harus dilalui supaya paket data sampai ke tujuan. e.
Hasilnyadapat koneksi dengan baik. 4. PC0 -> PC1 () Hasilnya dapat koneksi dengan baik. 2.5 Tugas. 1. Tambahkan sebuah swtich, dan tambahkan dua VLAN yang sama dengan metode VLAN Trunking! 2. Pastikan interVLAN routing berjalan dengan baik antar tiap VLAN!
LANyang menggunakan Switch untuk berkomunikasi di jaringan maka disebut dengan Switched LAN atau dalam fisik ethernet jaringan disebut dengan Switched Ethernet LANs. Switch adalah perangkat jaringan yang bekerja di lapisan data-link, mirip dengan bridge, switch bekerja atas dasar informasi MAC address.
9Lapisan ini mengatur hubungan antara pengirim dan penerima sedemikian rupa sehingga keduanya saling mengenal dan berhubungan : a.Aplikasi. b.Session. c.Transport. Dua buah atau lebih komunikasi yang digabungkan menjadi 1 koneksi komunikasi yang sejenis tergantung port yang digunakan disebut. a) Multiplexing. b) Demultiplexing. c) Receiver
5Dua buah switch yang saling berhubungan antar VLAN disebut * . Trunking Config Secure Device Access Segmentasi Codin 6.Untuk menghubungkan kabel console ke pc administrator sebaiknya
Z4d2. Keuntungan dari VLAN jenis ini adalah apabila perangkat yang terhubung ke sebuah port diganti, makaswitch tidak memerlukan konfigurasi ulang karena perubahanMAC Address VLAN Berdasarkan MACAddress VLAN ini dikelompokkan berdasarkan MAC dari tiap workstation. Pembagian VLAN jenis ini dapat dilihat pada Tabel Tabel Pengelompokan VLAN berdasarkanMAC Address[14] Keuntungan dari VLAN jenis ini adalah switch dikonfigurasi berdasarkan MAC Address perangkat, sehingga apabila ada perangkat yang memiliki MAC Address yang sudah dikenal olehswitch, maka tidak memerlukan konfigurasi lagi. VLAN Berdasarkan Jenis Protokol VLAN jenis ini dikelompokkan berdasarkan tipe protokol yang terdapat pada headerdilayer2. Pembagian VLAN jenis ini dapat dilihat pada Tabel Tabel Pengelompokkan VLAN berdasarkan Tipe Protokol[14] VLAN jenis ini jarang digunakan karena pada saat ini hampir semua jaringan komputer menggunakan Protokol IP. Jenis-Jenis Koneksi VLAN Perangkat-perangkat yang terhubung pada VLAN dapat dihubungkan dengan beberapa cara. Perangkat-perangkat ini terdiri dari perangkat yang dipakai untuk VLAN, atau disebut juga VLAN-aware, dan perangkat yang tidak digunakan untuk VLAN, atau disebut VLAN-unawere. Adapun jenis koneksi pada VLAN adalah koneksi trunk trunk link, koneksi akses access link, dan koneksihybridhybrid link. Link Trunk Link menghubungkan perangkat VLAN-aware dan workstation[15]. Tiap frame pada Trunk Link harus memeliki header khusus agar dapat dikenali. Trunk Link antara 2 buahbridgedapat dilihat pada Gambar Gambar LinkAntara 2 buahBridgeyang VLAN-aware[15] Link Access Link menghubungkan perangkat VLAN-unaware ke port bridge/switch VLAN-aware[16]. Koneksi jenis ini dapat dilihat pada Gambar Gambar Linkantarabridgedan perangkat VLAN-unawere[16] Link Hybrid link merupakan kombinasi dari koneksi trunk danaccess. Pada koneksi ini terdapat perangkat VLAN-aware dan VLAN-unaware[17]. Koneksi dari hybrid linkdapat dilihat pada Gambar Switch Switch merupakan sebuah perangkat jaringan yang mempunyai tabel penerjemah yang secara otomatis membuat daftar MAC Address dari semua komputer yang terhubung dengannya[18]. Tabel ini disebut denganContent Addressable Memory Table CAM table. Switch yang baru dihubungkan ke sebuah jaringan belum memiliki daftar MAC Address dari perangkat-perangkat yang terhubung keport switch. Apabila ada sebuah host yang ingin berkomunikasi dengan host lainnya, frame yang akan dikirim berisi MAC Address tujuan 0xFFFFFFFFFFFFF. Alamat ini merupakan alamat default dari semua MAC Addressdarihostyang terhubung, sehingga setiaphostmenerimaframeini dan akan meresponframeyang dikirimkan dengan cara mengirimMAC Addressdari masing-masing mencatatMAC Addresske dalamCAM table, sehingga apabila pada saat proses pengiriman data selanjutnya dan MAC Address tujuan telah berada didaftar CAM Table, maka prosesbroadcastini tidak dilakukan lagi. Pada beberapa kasus, proses broadcast ini dapat menyebabkan seluruh jaringan tergangu karena tidak adabandwidth yang tersisa untuk aplikasi. Situasi ini disebut dengan broadcast storm. Metode kongfigurasi switch dikembangkan untuk mengurangi resiko broadcast storm. Switch dapat dihubungkan dengan komputer, laptop, atau perangkat switchlainnya. MenghubungkanSwitchdengan Komputer Menghubungkan switch ke komputer dapat dilakukan dengan menghubungkan komputer ke salah satu port dari switch dengan kabel tipe rollower. Jenis koneksi ini dipakai untuk melakukan konfigurasi switch. Cara menghubungkan switch dengan komputer Gambar MenghubungkanSwitchdengan Jaringan LAN Koneksi switch ke jaringan LAN membutuhkan spesifikasi dalam kabel dan konektor sehingga LAN dapat bekerja dengan optimal[19]. Jenis port dan kabel yang digunakan untuk menghubungkanswitchke LAN berbeda dengan konektor dan kabel yang digunakan untuk mengkonfigurasi switch. Koneksi fisik antara komputer dengan switch menggunakan kabel jenisstraight-throughterlihat pada Gambar Gambar Koneksi Menggunakan KabelStaraigh-Through[19] Router Routeradalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagairouting[20]. Prosesroutingterjadi pada lapisan 3 Lapisan jaringan sepertiInternet Protocoldaristackprotokol tujuh-lapis OSI. FungsiRouter Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatuLocal Area Network LAN. Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari routerdan switchmerupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN. Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenisrouterlainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyakrouter digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk menghubungkan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda seperti halnya router wireless dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio dan mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP, atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dariEthernetkeToken Ring. Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line DSL. Routeryang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast, sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan. Jenis-JenisRouter Secara umum,routerdibagi menjadi dua buah jenis, yakni a. Static routerrouterstatis adalah sebuahrouter yang memiliki tabelroutingstatis yang diatur secara manual oleh para administrator jaringan. b. Dynamic router router dinamis adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabelroutingdinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan denganrouterlainnya. Packet Tracer Packet Tracermerupakansoftwareyang dapat digunakan untuk melakukan simulasi jaringan[21]. Setiap jaringan yang mengunakan Packet Tracer tentunya menggunakan beberaparoutingantara lain 1. Address Resolution Protocol Address Resolution ProtocolARP adalah sebuah protokol dalam TCP/IPProtocol Suite yang bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access ControlMAC Address. ARP didefinisikan di dalam RFC 826[22]. 2. Enhanced Interior Gateway Routing Protocol Enhanced Interior Gateway routing ProtocolEIGRP adalah Cisco proprietary routing protokol longgar berdasarkan asal IGRP[23]. EIGRP merupakan routing protocol yang hanya di adopsi oleh router Cisco atau sering disebut sebagai proprietary protocol padaCisco. Dimana EIGRP ini hanya bisa digunakan sesama router Cisco saja. EIGRP ini sangat cocok digunakan untuk midsize dan large banyak sekali fasilitas yang diberikan pada protocol ini. EIGRP adalah lanjutan jarak vektor routing protokol, dengan optimasi untuk meminimalkan routingketidakstabilan yang terjadi setelah perubahan topologi, serta penggunaan dan pengolahan daya bandwidth di router. EIGRP router yang mendukung secara otomatis akan mendistribusikan informasi rute ke tetangga IGRP dengan mengubah metrik EIGRP 32 bit ke 24 bit IGRP metrik. 3. Routing Information Protocol Routing Information ProtocolRIP adalah routing protocol yang paling sederhana yang termasuk jenis distance vector[24]. RIP menggunakan jumlah lompatan hop count sebagaimetric dengan 15 hop tabel route RIP ini akan diupdatesetiap 30 detik danadministrative distanceuntuk RIP adalah 120. Ada tiga versi dari InformasiRouting ProtocolRIPv1, RIPv2,danRIPng. 4. Transmission Control Protocol Transmission Control Protocol TCP adalah suatu protokol yang berada di lapisan transpor baik itu dalam tujuh lapis model referensi OSI atau model DARPA yang berorientasi sambungan connection-oriented dan dapat diandalkan reliable[25]. 5. Telecommunication network Telecommunication networkTelnet adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksiInternet atau LAN [26].Telnetdikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. Telnet memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan. 6. Domain Name System Domain Name SystemDNS, adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar distributed database di dalam jaringan komputer[27]. Sebagai contoh Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat Mail Exchange Server yang menerima surat elektronik email untuk setiapdomain. 7. Cisco Discovery protocol Cisco Discovery protocolCDP merupakan Protocol Cisco Propietary yang bekerja pada layer 2, yang bisa bekerja pada device produksi Cisco[28]. CDP digunakan untuk melihat informasi terbatas atas network device lain yang terkoneksi dengandevicedijalankan CDP. 8. Internet Control Message Protocol Internet Control Message ProtocolICMP adalah salah satu protokol inti dari keluarga protokol internet[29]. ICMP digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau. 9. User Datagram Protocol User Datagram ProtocolUDP, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal unreliable dan koneksi connectionless antarahost-hostdalam jaringan yang menggunakan TCP/IP[30]. Shortest Path First Open Shortest Path FirstOSPF adalah sebuah routing protokol standar terbuka yang telah diimplementasikan oleh sejumlah besar vendor jaringan[31]. File Transfer Protocol Trivial File Transfer Protocol TFTP adalah sebuah protokol perpindahan berkas yang sangat sederhana yang didefinisikan pada tahun 1980. TFTP memiliki fungsionalitas dasar dari protokolFile Transfer ProtocolFTP [32]. Shell Secure Shell SSH adalah protokol jaringan yang memungkinkan pertukaran data melalui saluran aman antara dua perangkat jaringan[33]. SSH banyak digunakan pada sistem berbasis Linux dan Unix untuk mengakses akun shell. SSH dirancang sebagai pengganti Telnet dan shell remote tak aman lainnya, yang mengirim informasi, terutama kata sandi, dalam bentuk teks sederhana yang membuatnya mudah untuk dicegat. Enkripsi yang digunakan oleh SSH menyediakan kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan yang tidak aman sepertiinternet. Trunking Protocol VLAN Trunking Protocol VTP adalah pesan protokol yang menggunakan lapisan 2 frame trunkuntuk mengelola penambahan, penghapusan, dan penamaan kembali dari VLAN pada satu domain[34]. Transfer Protocol Hypertext Transfer Protocol HTTP adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakanhipermedia[35]. BAB III PERANCANGAN PENELITIAN DATA AWAL PENELITIAN Data awal yang digunakan untuk perbandingan pada tugas akhir ini adalah data yang diambil dari salah satu operator internet di DNICT Dili, Timor Leste. Data ini juga merupakan data keseluruhan dari penelitian. Data ini didapat dengan metode obsevasi dan wawancara secara langsung. IP Addressing Internet Protocol Addressing atau pengalamatan IP yang bahasa awamnya bisa disebut dengan kode pengenal komputer pada jaringan merupakan komponen vital pada internet. Istilah-istilah IP Addressing yang digunakan pada jaringan internet di DNICT antara lainIP Address, Subnet Mask, Gateway, DNSDomain Name Server, Host Address, Network Address, IP Broadcast, Host Name, dan VLAN Virtual Local Area Network. Pada tugas akhir ini penulis mengambil data dengansoftware packet tracer. Deviceyang ada di DNICT dan yang ada padapacket tracerdapat dilihat pada Tabel Tabel Device yang terdapat padapacket tracerdan di DNICT ArsiterkturNacional Connectivity Project Arsitektur High level merupakan jaringan aktual di DNICT. Jaringan ini menghubungkan koneksi antar beberapa distrik yang berada dalam area NCP. Arsitektur jaringan aktual dapat dilihat pada Gambar Gambar ArsitekrurHigh Level Virtual Local Area Networks Virtual Local Area Networks merupakan jaringan lokal di setiap distrik dan di setiap area yang berada dalam koneksi NCP koneksi antar VLAN di hubungkan dengan Access Point jika koneksi tersebut berada dalam satu area yang berdekatan. Arsitektur jaringan VLAN dapat dilihat pada Gambar S ERI AL ETHE RN ET Gambar Phase 2 – VLANs Firewall DMZ Firewall DMZ Demilitarized Zone adalah jaringan security boundary yang terletak di antara suatu jaringan corporate/private LAN dan jaringan public Internet. Firewall DMZ ini harus dibuat jika perlu membuat segmentasi jaringan untuk meletakkan server yang bisa diakses public dengan aman tanpa harus bisa mengganggu keamanan system jaringan LAN di jaringan private. Perimeter DMZ network dirancang untuk melindungiserverpada jaringan LANcorporate dari seranganhackersdariinternet. DMZ dapat dilihat pada Gambar 1. Manajemen akses Manajemen akses merupakan aplikasi yang digunakan untuk melakukan proses manajemen pemakaian pada jaringan yang berfungsi untuk mendokumentasi semua aktifitas pengunaan atau akses jaringan. 1. Management VLANs/IPs for Core Network Equipment a Cisco 6509 – VLAN 1420 – telnet b Firewall ASA Internet Active - VLAN 1420 - ssh & https c Firewall ASA Internet Standby - VLAN 1420 - ssh & https d Firewall ASA DMZ Active - VLAN 1420 - ssh & https e Firewall ASA DMZ Standby - VLAN 1420 - ssh & https f Catalyst 3750X Stack - VLAN 1420 - telnet g Cisco 7200-16E1 – VLAN 1410 – only accessible from Cisco 6509 telnet h Cisco 1921 Internet – telnet Tabel sampai dengan menunjukkan data atau informasi manajemen akses di DNICT Dili. Perancangan Jaringan Jaringan awal yang digunakan di DNICT adalah jaringan internetdengan topologi star. Dalam topologi star, semua kabel dihubungkan dari komputer-komputer ke lokasi pusat central location dan semuanya terhubung ke suatu alat yang dinamakanhub. Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat, ketika endpointdapat dicapai langsung dari lokasi pusat, kebutuhan untuk perluasan jaringan, dan membutuhkan kehandalan yang tinggi. Topologi ini merupakan susunan yang menggunakan lebih banyak kabel daripada bus dan karena semua komputer dan perangkat terhubung kecentral point. Jadi bila ada salah satu komputer atau perangkat yang mengalami kerusakan maka tidak akan mempengaruhi yang lainnya jaringan. Desain atau topologi star yang diterapkan di DNICT dapat dilihat pada Gambar Gambar Topologi Star di DNICT Topologi starpada gambar adalah topologi atau jaringan fisik yang sedang berjalan di DNICT Dili. Informasi Jaringan VLAN di DNICT. Informasi jaringan VLAN ini diambil dari hasil pengamatan pada saat koneksi berlangsung. Dari informasi ini koneksi bisa dilihat langsung jika ada jalur yang tidak terkoneksi. Infomasi VLAN di DNICT dapat dilihat pada lampiran 3a. Perancangan Jaringan VLAN Pada penulisan tugas akhir ini penulis merancang sebuah jaringan VLAN dengan topologi hybrid. Topologi ini adalah gabungan dari beberapa topologi jaringan menjadi satu jaringan. Topologihybriddapat dilihat pada Gambar Gambar Jaringan Kongfigurasi VLAN Perencanaan Pengambilan Data Data yang diambil adalah data penelitian di DNICT Dili. Pada tugas akhir ini, dapat mengambil data dengan beberapa metode antara lain a Metode observasi atau pengamatan langsung. Metode ini langsung mengadakan observasi atau penelitian pada salah satu operator jaringan komputer di DNICT Dili, Timor Leste. Dalam observasi ini peneliti memperoleh data maupun informasi tentang topologi jaringan maupun akses data pada jaringaninternet. b Interviewatau Wawancara Metode interviewatau wawancara ini dilakukan untuk mengumpulkan data dengan mengatakan secara langsung kepada informan atau responden dengan mendasarkan diri pada laporan tentang diri sendiri self report, atau setidak-tidaknya pada pengetahuan dan atau keyakinan pribadi. Dalam hal ini mengadakan wawancara dengan setiap kayarawan DNICT, sehingga lebih leluasa menanyakan sesuatu yang berkaitan dengan obyek yang ditiliti. Obyek yang diteliti pada penelitian ini adalah data yang berkaitan tentang kongfigurasiswitchpada jaringan VLAN dan topologi jaringan yang ada di DNICT. c Studi Pustaka Studi pustaka merupakan salah satu metode yang penulis gunakan untuk mendapat referensi yaitu dengan informasi yang diperoleh memalui membaca, mencatat secara sistematis fenomena-fenomena yang dibaca dari sumber tertentu. Penulis melengkapi dengan membaca dan mempelajari buku-buku serta referensi yang relevan dengan masalah yang dibahas. Yang menjadi topik atau acuan dalam mendapatkan referensi ini adalah tentang jaringaninternet, topologi jaringan serta kongfigurasi jaringan. Metode pembandingan data Dalam penulisan tugas akhir ini membandingkan data yang diperoleh dari penelitian dengan data eksperimen atau data dari perancangan jaringan VLAN. Data dari penelitian adalah informasi jaringan internet, topologi star dan konfigurasi jaringan yang ada di DNICT. Data eskperimen adalah data yang diperoleh dari hasil perancangan jaringan VLAN dengan topologi hybrid. Kedua sumber data ini akan dibandingkan untuk mendapatkan hasil dalam penulisan tugas akhir ini. Metode analisis data Menganalisis data sebenarnya yang diutamakan adalah mengorganisasi data, namun dalam penelitian ini yang tepenting adalah mengintepretasikan data. Berdasarkan pengolahan data yang telah melalui data fisik maupun non fisik akan dilakukan intepretasi sehingga mampu merangkai data-data yang terkumpul secara keseluruhan. Proses analisis merupakan usaha untuk menemukan jawaban atas pertanyaan, perihal dan rumusan-rumusan yang diperoleh dalam penelitian. Proses analisis data dalam penelitian ini terdapat beberapa tahap, yang pertama dilakukan dengan membaca data-data, tabel-tabel atau angka-angka yang diperoeh dari laporan mingguan tentang jaringan dari setiap jaringan VLAN. Data yang di analisis dalam tugas akhir ini adalah data hasil penelitian dengan data hasil eksperimen. Data dari penelitian adalah data jaringan internet, topologi star, konfigurasi jaringan dan informasi jaringan VLAN. Data dari perancangan adalah topologihybridserta data-data yang diperoleh dari hasil semulasi denganpacket tracer. Kualitas link dapat diketahui jika data yang dikirim melalui satu titik ke titik lain seharusnya sama dengan data yang diterima. Data yang dikirim secara utuh sampai ketempat tujuan maka koneksi tersebut tidak terdapaterror. Data yang diambil dalam tugas akhir ini denganpacket tracer antara lain 1 Troughputatau kecepatan data Troughput atau kecepatan data dalam jaringan ini adalah jumlah data dalam bit yang melewati medium dalam satu detik. Umumnya dituliskan dalam bit per detik bit per second dan disimbolkanbit/s. 2 Delay Delay didefinisikan sebagai total waktu tunda suatu paket yang diakibatkan oleh proses transmisi dari satu titik ke titik lain yang menjadi dalam jaringan ini dapat digolongkan seperti delay processing, delay packetization, delay serialization,dandelay network. BAB IV PEMBAHASAN HASIL SIMULASI Data topologi stardi DNICT Data topologistardiambil dari salah satu operator jaringaninternetdi DNICT Dili. Data yang di ambil dari topologistarantara lain 1. Data paket Data paket adalah data yang dikirim melalui frame link antar PC maupun antar VLAN yang terdapat dalam koneksiinternetdi DNICT Dili. 2. Data trafik Data yang didapat dengan melalui monitor dari serverkeend user di setiap departemen yang ada di DNICT Dili. Data ini juga diambil dari beberapa departemen yang terkoneksi
Konfigurasi VLAN pada switch Cisco 2 Routing antar VLAN Masuk pada materi VLAN yang berikutnya yaitu inter-VLAN routing, seperti yang kita ketahui bahwa satu VLAN dengan VLAN lainnya berbeda segmen jaringan berbeda broadcast domain sehingga antar VLAN tidak dapat saling berhubungan, maka untuk menghubungkan antar VLAN yang berbeda kita memerlukan sebuah Router, konfigurasi router inilah yang disebut dengan Inter-VLAN Routing. Cara kerja inter-VLAN Routing Akan terdapat satu Router yang melakukan proses Routing antar VLAN, Router tersebut akan terhubung dengan salah satu Switch, biasanya interface fisik router yang digunakan hanya satu, kemudian dari satu interface fisik dapat dibuat banyak sub-interface sesuai jumlah VLAN yang ada pada jaringan. Setiap sub-interface router akan terhubung dengan jaringa VLAN nya masing-masing, dan akan menjadi perantara jaringan VLAN tersebut untuk terhubung dengan jaringan VLAN lainnya. Cara konfigurasi inter-VLAN Setelah saya bahas sedikit teori tentang inter-VLAN sekarang ada baiknya kita mengetahui bagaimana cara mempraktekannya langsung, berikut ini adalah urutan prosesnya Konfigurasi trunk pada interface switch yang terhubung dengan Router. Buat sub-interface router beserta VLAN sub-interface router tersebut. Beri IP Address pada sub-interface tersebut. Lab Inter-VLAN Routing Kita akan mencoba mempraktekan inter-vlan routing pada aplikasi simulator Cisco Packet Tracer, berikut ini adalah topologinya VLAN & Trunk Switch Pertama kita konfigurasi VLAN biasa pada port Switch SW1 yang terhubung dengan PC/Komputer, kemudian port switch yang mengarah ke Router kita konfigurasi dengan trunk port, agar port tersebut dapat dilewati vlan 10 dan vlan 20. Konfigurasi VLAN SW1configvlan 10 SW1config-vlanname kiri SW1config-vlanexit SW1configvlan 20 SW1config-vlanname kanan SW1config-vlanexit network vlan 10 SW1configint ra f0/1-2 SW1config-if-rangesw mo acc SW1config-if-rangesw acc vl 10 SW1config-if-rangeexit network vlan 20 SW1configint ra f0/3-4 SW1config-if-rangesw mo acc SW1config-if-rangesw acc vl 20 SW1config-if-rangeexit konfigurasi trunk SW1configint g0/1 port sw mengarah ke router SW1config-ifsw mo tr SW1config-ifexit Inter-VLAN Routing Kemudian konfigurasi inter-vlan dengan membuat subinterface pada port router yang mengarah ke switch g0/1, buat dua subinterface untuk masing masing network vlan 10 & 20. hidupkan inteface router yang mengarah ke switch R1configint g0/1 R1config-ifno sh R1config-ifexit buat sub-inteface untuk vlan 10 R1configint g0/ R1config-subifencap dot1q 10 menandakan sub-int ini pada vlan 10 R1config-subifip add ip address R1config-subifexit buat sub-interface untuk vlan 20 R1configint g0/ R1config-subifencap dot1q 20 R1config-subifip add R1config-subifexit Kemudian pastikan sub-interface tersebut berserta induknya dalam status UP UP. R1 sh ip int br Interface IP-Address OK? Method Status Protocol GigabitEthernet0/0 unassigned YES NVRAM administratively down down GigabitEthernet0/1 unassigned YES NVRAM up up GigabitEthernet0/ YES manual up up GigabitEthernet0/ YES manual up up Vlan1 unassigned YES NVRAM administratively down down IP Address PC Untuk testing konektifitas jaringan, kita perlu memberikan IP Address pada masing-masing PC secara manual. Berikut ini adalah table IP Address setiap PC. ParameterPC1PC2PC3PC4 IP Subnet Testing Untuk melakukan testing, kita lakukan PING dari satu PC ke PC lain dalam satu VLAN yang sama dan yang berbeda pula. PING dari PC1 Packet Tracer PC Command Line C\>ping VLAN yang sama Pinging with 32 bytes of data Reply from bytes=32 time=2ms TTL=128 Reply from bytes=32 time=1ms TTL=128 Ping statistics for Packets Sent = 2, Received = 2, Lost = 0 0% loss, Approximate round trip times in milli-seconds Minimum = 1ms, Maximum = 2ms, Average = 1ms Control-C ^C C\>ping VLAN yang berbeda Pinging with 32 bytes of data Request timed out. Biasanya timeout sekali Reply from bytes=32 timeping Pinging with 32 bytes of data Reply from bytes=32 time=1ms TTL=127 Reply from bytes=32 time<1ms TTL=127 Ping statistics for Packets Sent = 2, Received = 2, Lost = 0 0% loss, Approximate round trip times in milli-seconds Minimum = 0ms, Maximum = 1ms, Average = 0ms Control-C ^C Jika semuanya sudah reply tandanya koneksi antar VLAN sudah benar. Kita juga dapat mengecek table ARP pada Router R1sh arp Protocol Address Age min Hardware Addr Type Interface Internet 34 ARPA GigabitEthernet0/ Internet 4 ARPA GigabitEthernet0/ Internet 34 ARPA GigabitEthernet0/ Sekian itu saja yang dapat saya sampaikan pada posting kali ini.
1. Untuk menghubungkan switch dengan switch diperlukan kabel... 2. Berikut perintah untuk mengaktifkan password pada aplikas Cisco Packet Tracer adalah... secret password vlan brief fastethernet 3. Sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan menggunakan perangkat lunak pengelolaan sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda disebut...4. Berikut adalah keuntungan VLAN, kecuali... reduction storm mitigation IT staff efficiency Performance 5. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut... A. Switch C. Subnet Mask E. Access port B. Access Point D. IP 6. Segmentasi VLAN adalah... A. Kegiatan membagi suatu VLAN yang mempunyai banyak anggota kedalam beberapa VLAN yang berbeda. B. Kegiatan menyatukan suatu VLAN yang mempunyai banyak anggota kedalam beberapa VLAN yang berbeda. C. Kegiatan membagi suatu VLAN yang mempunyai banyak anggota kedalam beberapa VLAN yang sama. D. Kegiatan menyatukan suatu VLAN yang mempunyai banyak anggota kedalam beberapa VLAN yang sama. E. Kegiatan membagi dan menyatukan suatu VLAN yang mempunyai banyak anggota kedalam beberapa VLAN yang berbeda. 7. Kegiatan mensegmentasi VLAN bertujuan agar... A. Menambah Collison dan Bottleneck dalam suatu jaringan. B. Mengurangi Collison dalam suatu jaringan. C. Meungurangi Collison dan Bottleneck dalam suatu jaringan. D. Menambah Bottleneck dalam suatu jaringan. E. Mengurangi Bottlenect dalam suatu jaringan. 8. Suatu jenis komponen jaringan komputer yang digunakan untuk menghubungkan beberapa HUB dalam membentuk jaringan komputer merupakan pengertian dari... A. Router C. Access Point E. BRout B. Modem D. Switch 9. Untuk menghubungkan kabel console dengan switch sebaiknya menggunakan port... A. RS 232 C. Straight E. Crossover B. Console D. Port 10. Agar dapat mengkonfigurasi switch kita bisa menggunakan menu ... A. CLI C. Config E. Service/Software B. Desktop D. Physical 11. Untuk memberi nama pada switch menggunakan fungsi... A. Enable Password C. Hostname E. Switchport mode access B. Configure Termin D. Enable Secret 12. Untuk mengaktifkan kata secret pada perintah enable adalah fungsi dari... A. Configure Terminal C. Enable Password E. Do show vlan B. Enable Secret D. Hostname 13. Untuk mengatur switch dengan meremotkan pada PC disambungkan menggunakan kabel... A. Console C. Straight E. Telepon B. Crossover D. RS 232 14. Untuk melihat indikasi pada konfigurasi IP yang terpasang pada komputer dengan sistem operasi windows dengan perintah... A. Isconfig C. Ipconfig E. Configt B. Ifconfig D. Cpconfigs 15. Keunggulan menggunakan Vlan adalah... A. Tingakat keamanan rendah C. Sulit dibuat E. Mudah membuatnya B. Harga Mahal D. Sulit digunakan 16. Perintah yang dapat kita gunakan pada sistem CLI agar pc bisa masuk ke priviledge adalah... A. Enable C. Exit E. Password vlan D. Line console 17. Perintah untuk memberi nama pada VLAN adalah... A. vlan name C. vlan E. Semua salah B. name D. name vlan 18. Kepanjangan dari VLAN adalah... A. Virtual Local Arena Network B. Virtual Local Area Network C. Virtual Local Area National D. Virtual Line Area Network E. Virtual LAN Area Network 19. Untuk menghubungkan kabel console ke pc administrator sebaiknya menggunakan port... A. FastEthernet C. RS 232 E. HDMI D. Telepon 20. Dua buah switch yang saling berhubungan antar VLAN disebut... A. Trunking C. Config E. Secure Device Access B. Segmentasi D. Coding
Perbedaan switch layer 2 dan 3 - Switch adalah bagian mendasar dari jaringan apa pun, penting bagi Anda sebagai IT profesional untuk memahami peran switch dalam sebuah memahami perbedaan switch Layer 2 dan 3, Anda juga perlu mengetahui perbedaan antara Layer 2 dan Layer 3 dalam model layer switch Layer 2 dan 3Model jaringan OSI mendefinisikan susunan atau lapisan dengan nama “Layer”. Layer 2 dari model OSI dikenal sebagai lapisan data link. Protokol Layer 2 yang paling umum adalah Ethernet. Perangkat dalam jaringan Ethernet diidentifikasi oleh alamat MAC kontrol akses media, umumnya di-hardcode ke perangkat tertentu dan biasanya tidak Layer 3 adalah lapisan jaringan dan protokolnya yakni Internet Protocol atau IP. Perangkat dalam jaringan IP diidentifikasi dengan alamat IP, yang dapat ditetapkan secara dinamis dan dapat berubah seiring perangkat jaringan yang paling terkait dengan Layer 3 adalah router, memungkinkan Anda untuk menghubungkan perangkat di jaringan IP SwitchSwitch adalah salah satu pemandu traffic pada sebuah jaringan, dan biasanya beroperasi pada Layer 2. Memungkinkan koneksi beberapa perangkat yang terjangkau oleh LAN serta mengurangi domain yang menumpuk dengan menggunakan paket switching. Cara kerjanya memeriksa isi header paket, sebuah switch membuat tabel alamat MAC dan port fisik yang sesuai pada switch kemudian membuat keputusan tentang mengarahkan paket ke akses yang ketika sebuah paket tiba di switch, switch memeriksa header paket untuk menentukan tujuan, berinteraksi dengan tabel alamat MAC dan port fisik yang sesuai, membuat keputusan port fisik mana yang akan bisa menjadi sedikit lebih rumit saat Anda menggunakan VLAN Virtual LAN Hal itu karena switch memiliki perbedaan LAN dan VLAN, dalam memungkinkan Anda untuk membuat komponen dari satu perangkat fisik ke dalam jaringan yang berbeda, pada dasarnya memisahkan satu jaringan perangkat yang terhubung secara fisik menjadi beberapa jaringan logis yang tidak dapat berkomunikasi secara langsung satu sama juga mendukung salah satu prinsip desain jaringan yang baik, segmentasi tentang cara kerja switch, ada baiknya Anda haru mengetahui perbedaan hub, router, Kerja SwitchDua perangkat yang saling berkomunikasi pada sebuah jaringan, tentu harus memiliki alamat IP serta terkait dengan Layer 3 Layer IP, dan alamat MAC terkait dengan Layer 2 Layer Ethernet.Dahulu, sebelum adanya switch yang mampu mendukung VLAN, satu-satunya cara untuk dua perangkat di jaringan Ethernet Layer 2 yang terpisah adalah dengan diarahkan di antara kedua jaringan tersebut. Pengarahan tersebut dilakukan oleh perangkat Layer 3 yang disebut kemajuan teknologi jaringan dan adanya VLAN, switch dapat dikelola dengan baik untuk menghubungkan dua perangkat pada jaringan Ethernet yang terpisah. Itu juga mengurangi pengeluaran daripada harus membeli switch yang berbeda pada setiap jaringan ethernet. Perangkat yang terhubung ke dua VLAN terpisah masih perlu berkomunikasi melalui perangkat Layer 3, yang sebagian besar jaringannya dikerjakan oleh muncul switch Layer 3. Perangkat ini beroperasi pada Layer 2 dan Layer 3, memungkinkan perangkat yang terhubung ke VLAN yang berbeda untuk berkomunikasi satu sama lain tanpa melalui router diatas adalah informasi tentang terminologi yang digunakan untuk menjelaskan lalu lintas yang pada jaringan di Layer 3. Pengarahan hanya dilakukan oleh switch tanpa menggunakan router apakah berarti semua switch Layer 3 juga selalu berfungsi sebagai router? Jawabannya, belum karena perangkat berkemampuan Layer 3, tidak berarti perangkat tersebut melakukan pengarahan. Sebagai administrator jaringan, Anda perlu mengkonfigurasi perangkat untuk merutekan lalu lintas antar VLAN jika itu yang Anda inginkan. Anda dapat memiliki switch berkemampuan Layer 3 yang beroperasi dalam mode Layer 2 fungsionalitas sebagian besar switch terkelola saat ini, menjadikan switch Anda sebagai perangkat Layer 3 adalah opsi di semua apa yang terjadi ketika switch Layer 3 menerima paket dari perangkat akhir? Saat memeriksa header paket, jika paket itu ditujukan untuk VLAN lain, switch Layer 3 mengirim paket ke lapisan perutean. Kemudian, keputusan dibuat pada lapisan perutean Layer 3 dimana tugasnya adalah mengirim paket. Switch berkomunikasi dengan alamat MAC untuk memutuskan port mana yang akan mengirim paket itulah switch membuat keputusan perutean pada lalu lintas dan beroperasi pada Layer Harus Menggunakan Switch Layer 3?Berbicara tentang kapan menggunakan switch Layer 2 atau Layer 3 bergantung pada ukuran, kompleksitas, dan persyaratan keamanan dari jaringan yang Anda merancang topologi jaringan, pertimbangkan beberapa hal berikut• Apakah jaringan Anda membutuhkan lebih dari satu VLAN? Switch Layer 3 berguna ketika Anda memiliki lebih dari satu VLAN dan perlu berkomunikasi satu sama lain.• Apakah jaringan Anda terdiri dari puluhan, ratusan, atau ribuan pengguna? Seiring bertambahnya ukuran jaringan, Anda akan memerlukan lebih dari satu switch untuk menghubungkan semua pengguna secara fisik. Dalam kasus ini, Anda mungkin memerlukan campuran switch Layer 2 dan Layer 3 sakelar, router khusus, atau firewall untuk menjalankan fungsi Layer 3.• Apakah kebijakan keamanan Anda mengharuskan aturan kontrol akses antar perangkat di jaringan yang berbeda, atau melakukan inspeksi paket mendalam pada lalu lintas antar jaringan? Jika demikian, memiliki firewall yang menjalankan fungsi Layer 3 akan sangat cocok.• Bagaimana rencana Anda untuk mengelola infrastruktur jaringan? Dengan diperkenalkannya switch Layer 3, dimungkinkan untuk mengurangi jumlah perangkat yang digunakan di jaringan Anda, dapat menyederhanakan beberapa manajemen perangkat, termasuk hal-hal seperti patching dan dan Kekurangan Switch Layer 3Mengapa memilih untuk menggunakan switch Layer 3? Apa kelebihan serta kekurangannya? Berikut adalah penjelasan lengkapnyaKelebihan Switch Layer 3• Dalam kebanyakan kasus, switch Layer 3 mengurangi jumlah perangkat jaringan yang diperlukan untuk memantau, mengelola, dan memelihara hal tersebut tentu akan memangkas biaya dan waktu Anda.• Mengurangi atau menghilangkan kebutuhan akan router khusus di jaringan Anda dengan mendorong fungsi Layer 3 ke firewall atau switch Layer Switch Layer 3• Meskipun switch Layer 3 memiliki harga yang lumayan, jika anggaran Anda terbatas, Anda akan sedikit kesulitan untuk mencari switch layer 3 dengan budget yang sedikit • Jika ukuran jaringan Anda relatif kecil, menambahkan switch Layer 3 justru akan menjadi rumit karena tidak terlalu banyak memberi Kegunaan router?Dengan semua pembahasan tentang perbedaan switch Layer 2 dan 3 di atas, apakah hal itu membuat router sudah ketinggalan zaman? Di sebagian besar jaringan kecil hingga menengah, router untuk komunikasi intra-kantor sudah tidak lagi jika Anda menempatkan pengguna Anda pada VLAN terpisah dari infrastruktur jaringan Anda seperti server, maka perutean lalu lintas antara pengguna dan server dapat dilakukan pada switch Layer 3 atau firewall. Tidak memerlukan router router tetap memiliki peran penting dalam banyak jaringan bisnis, terutama untuk komunikasi di luar jaringan lokal. Menghubungkan ke kantor jarak jauh atau internet memerlukan koneksi ke jaringan non-Ethernet, seperti yang disediakan oleh ISP Anda, dan itulah peran router sesungguhnya. Router juga dapat ditemukan di jaringan perusahaan yang lebih besar di mana router seringkali dibutuhkan fungsinya.
dua buah switch yang saling berhubungan antar vlan disebut